Modifikasi Fitting Lampu Otomatis Dengan Sensor Cahaya

Fitting Lampu Otomatis Dengan Sensor Cahaya

Modifikasi Fitting Lampu Otomatis Dengan Sensor Cahaya, fitting lampu otomatis dengan sensor cahaya atau yang biasa dikenal dengan sensor fotocell bisa kita dapat di toko-toko perlengkapan elektronik atau toko kelistrikan, dan yang biasa kita temui fitting lampu ini cuma untuk tipe lampu yang dipasang dengan cara diputar. Nah kali ini abang mencoba modifikasi fitting lampu otomatis dengan sensor cahaya supaya bisa digunakan untuk lampu neon (TL) tanpa menggunakan fitting putar, berikut cara sederhana cara modifikasinya.

Peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk modifikasi fitting lampu otomatis dengan sensor cahaya

  1. Peralatan seperti tang potong, obeng, solder, timah dan perlengkapan pendukung lainnya
  2. Fitting lampu otomasis dengan sensor cahaya
  3. T-dus listrik (biasanya digunakan untuk menyembung atau mempararel kabel listrik rumahan)
  4. Sambungan paralel (biasaya digunakan untuk menyambung kabel listrik atau audio)

Peralatan dan Bahan Modifikasi Fitting Lampu Otomatis Dengan Sensor Cahaya

Semua bahan-bahan diatas bisa kalian dapatkan di toko perlengkapan elektronik/kelistrikan. dengan kisaran harga yang gak nyampe Rp. 50.000,-.

Cara modifikasi fitting lampu otomatis dengan sensor cahaya agar bisa digunakan untuk lampu tanpa fitting putar

  1. Bongkar fitting lampu otomatis ( kalian membutuhkan obeng dan solder untuk bisa melepas semua kabel dan perangkat dari tempatnya.
  2. Pindahkan perangkat (board dan sensor) kedalam t-dus.
  3. Sambungkan kabel out dengan kabel lampu.
  4. Sambung kembali sensor yang anda lepas.
  5. Sambungkan kabel power-in dengan penyambung kabel paralel agar mudah nantinya dalam menyambung ke kabel suplai listrik.
  6. Kemas dengan rapi dalan t-dus, kemudian pasang.
  7. Jangan lupa untuk mengarahkan sensor cahaya kearah dimana terdapat cahaya langsung dari matahari. (pasang agak berjauhan dengan lampu agar lampu menyala tidak berkedip/hidup-mati)

Cara Modirikasi Fitting Lampu Otomatis Dengan Sensor Cahaya

Test dan pemasangan hasil modifikasi fitting lampu otomatis dengan sensor cahaya

Untuk mencoba apakah modifikasi berhasil dengan baik, kalian perlu menutup sensor cahaya menggunakan tangan/jari, jika tidak berhasil gunakan kantong plastik/kresek hitam pada sensor, kemudian tutup dengan jari tangan.

Pemasangan Modifikasi Fitting Lampu Otomatis Dengan Sensor Cahaya

Cara diatas adalah cara ala bang jonai, kalian bisa berkreasi sendiri sesuai dengan kebutuhan kalian, abang melakukan hal ini karena membeli alat fotocell yang digunakan untuk skala kecil / besar lumayan mahal sekitar Rp. 75.000,- belum lagi proses pemasangan yang lumayan ribet dan membutuhkan biaya lagi (untuk kabel, soket dll). dengan modifikasi fitting lampu otomatis dengan sensor cahaya kalian bisa menghemat setidaknya Rp. 50.000,- dan instalasinya tergolong mudah. Semoga bermanfaat buat kalian.

Bang Jonai

si abang yang senang bereksperimen, traveling, fotografi dan teknologi serta membagikan pengalamannya untuk dijadikan informasi yang berguna dan bermanfaat di blog ini.

2 Responses

  1. Bumi Barokah says:

    mau tanya bang.. klo sensor lampu itu digunakan untuk beberapa lampu apa bisa?

    • Bang Jonai says:

      waktu beli fitting lampu sensor cahaya biasanya ada keterangan MAX untuk berapa watt, tergantung dari kualitas dari fitting lampunya gan… abang pakai fitting lampu MAX 60Watt untuk menghidupkan lampu 16Watt, masih sisa banyak kalau mau di paralel. 🙂

Leave a Reply